Sempat Pincang, Tim Ichiro 2 Kantongi Lima Piala

Published in News at 2018-04-12 14:28:38

"Pada saat latihan di lab kami, robot Ichiro 2 dapat berjalan dan lari sangat baik. Tapi saat dicoba di lokasi jadi pincang, lalu coba kami perbaiki namun tetap saja pincang," ungkap Reza Ar Razi, Ketua Ichiro.

Menurut Reza, Kemungkinan ada satu servo yang bermasalah, namun tim tidak mengetahui servo mana yang rusak. "Sudah kami ganti tiga servo, tapi tetap saja timpang kakinya. Hingga hari terakhir, keadaan robot tetap seperti itu," cerita mahasiswa Departemen Teknik Informatika itu pada ITS Online.

Servo sendiri merupakan sistem kontrol yang mengubah gerak mekanis kecil menjadi satu yang membutuhkan kekuatan yang jauh lebih besar.

Hal tersebut tentunya sangat berpengaruh pada kompetisi yang membutuhkan jalan cepat seperti sprint, "Kita sempat khawatir karena saat itu final sprint. Lalu kami coba akali pada programnya agar tidak terlalu miring jalannya," ungkap Reza.

Namun karena hambatan ini, Ichiro 2 hanya berhasil melakukan sprint dalam waktu 26 detik. Sedangkan tahun lalu, Ichiro berhasil dengan waktu 21 detik dan menjadi rekor dunia. "walaupun begitu, tetap Alhamdulillah kami bisa mendapat juara satu pada sprint, karena rata-rata yang lain hanya mencapai 29 detik," tutur Reza lega.

Walaupun melalui berbagai hambatan, Ichiro 2 dapat mengantongi lima piala. Diantaranya, Juara satu mini DRC kidsize, Juara satu united soccer kidsize, Juara tiga halang rintang kidsize, dan Juara satu sprint kid size yang mengantarkannya meraih Juara umum kidsize. (id)

Social Media
Office Address

Gedung Robotika ITS
ITS Campus, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Contact

+6282143105232